Curug Parigi Bantar Gebang Bekasi

Lokasi: Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat 17152
Map: Klik Disini
HTM: Rp.5.000 per Orang
Buka Tutup: 24 Jam
Telepon:

Sebagai salah satu negara dengan panorama alam begitu indah, Indonesia memiliki banyak sekali tempat-tempat pilihan yang cocok untuk dikunjungi pada musim liburan.

Tak hanya dihiasi dengan rimbunan hutan dan juga pegunungan dengan air terjun sebagai pelengkapnya tentunya sangat cocok untuk mereka yang hobi mendaki.

Indonesia juga memiliki banyak sekali pantai-pantai dan ekosistem bawah laut yang indah dan biasanya dikunjungi para pegiat surfing serta snorkeling.

Foto By @lovebekasi

Melepas penat sehari-hari memang lebih asik bila dilakukan dengan berwisata menuju tempat-tempat wisata dengan panorama alam yang indah.

Salah satu alternatif yang biasanya diambil oleh kebanyakan warga ibukota Jakarta, Tangerang dan sekitarnya ialah berkunjung ke daerahberiklim sejuk seperti Kota Bogor.

Destinasi wisata yang menjadi primadona di daerah ini, tak melulu kawasan puncak bogor namun juga kawasan-kawasan sekitar dimana terdapat banyak sekali curug dengan air begitu jernih.

Berbicara soal curug, tahukah Anda bahwa di Indonesia ada 5 curug dengan penampilannya mirip-mirip Niagara Falls yang ada di Kanada sana?

Beberapa diantaranya tersebar di seluruh penjuru Indonesia seperti Air terjun Moramo yang ada di Sulawesi tenggara.

Ada juga Air terjun Temam di daerah Sumatera Selatan, Curug Sewu di Jawa Tengah, serta Curug Malela di Bandung.

Namun tahukah Anda bahwa satu curug lagi berada ditengah padatnya kota, pemukiman dan juga pabrik-pabrik terselip sebuah oasis yang indah bak Niagara falls di luar negeri sana?

Kira-kira dimana ya tempatnya? Yuk kita simak sama-sama simak tentang info selengkapnya hingga akhir artikel di bawah ini.

Sejarah Singkat❤️

Foto By @arifprabowo86

Pada mulanya curug ini merupakan hasil dari proses penggalian batu oleh Dinas Bina Marga yang nantinya akan dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan Jalan Raya Narogong.

Ditengah proses pemecahan batu tersisa satu bukit batu cadas yang memang terlalu keras dan tidak bisa dipecah.

Selepas penambangan batu oleh Bina Marga selesai, warga sekitar melakukan penambangan pasir dengan alat seadanya bahkan menggunakan tangan pada bekas bukit cadas tersebut.

Barulah setelah itu, area yang merupakan bekas tambang itu berubah menjadi curug dengan cekungan yang lebar serta memanjang.

Sayangnya air terjun ini bertolak belakang dengan kebanyakan curug lainnya, dimana biasanya curup selalu berada di kawasan dengan suhu yang sejuk dan air jernih.

Namun karena curug parigi ini berada di daerah kota Bekasi yang beriklim panas dan memiliki air berbau busuk akibat banyaknya sampah serta limbah pabrik.

Bahkan beberapa kali sempat terlihat adanya buih yang memiliki bau menyengat berada di bawah air terjun dan disertai banyaknya sampah.

Sehingga air terjun yang harusnya bisa menjadi objek wisata terdekat justru memiliki pemandangan kurang baik, akibat belum dibenahi dan dikelola oleh pemerintah sekitar.

Tak melulu cerita dari warga sekitar, review mengenai lokasi dan tempat wisata yang terselip di antara “belantara” pabrik di kawasan Bekasi ini rupanya sudah banyak yang membahas di thread-thread KasKus.

Seperti kita ketahui, Kaskus merupakan wadah berbagi cerita dan informasi dengan jumlah pengguna terbanyak di Indonesia.

Tentunya hal ini bisa jadi salah satu dongkrak untuk meningkatkan jumlah pengunjung agar selalu ramai.

Lokasi Dimana❤️

Foto By @aulianita

Curug parigi yang sekilas mirip dengan Curug Malela di Bandung ini, berada di kawasan Kecamatan Bantar gebang – Jawa barat dengan alamat lengkapnya di Kelurahan Cikiwul, Kota Bekasi 17152.

Tak hanya itu curug ini rupanya berbatasan langsung dengan desa terdekat dari bks yakni Ciangsana yang masuk ke wilayah kecamatan gunung putri kabupaten Bogor.

Letaknya sendiri sangat dekat dengan villa nusa indah 5 & TPU Bantar Gebang, dengan lokasi yang tak terlalu jauh & relatif mudah di akses.

Keindahan Curug❤️

Foto By @ulummoto

Curug Parigi yang ternyata dulunya merupakan sebuah pangkalan 5 untuk truk pasir ini, ternyata kini mampu menyedot banyak perhatian wisatawan dari berbagai daerah untuk datang melihat langsung Niagara Falls ala Bekasi.

Lanjut:  Hutan Kota Bekasi

Keindahan bukit yang berbentuk memanjang dan terbentuk dari batuan cadas ini, seolah membendung aliran sungai di belakangnya sehingga menjadikannya bak Niagara Falls versi mini.

Niagara Falls Bekasi ini memiliki ketinggian 2 meter dengan lebar dari ujung ke ujung yang mencapai 20 meter.

Dibagian bawah curugnya pun terdapat banyak batuan cadas dengan beragam ukuran mulai dari yang besar-besar yang dapat dinaiki oleh orang dewasa, hingga batuan kecil.

Disekitar kawasan curug, masih terdapat beberapa rimbunan pohon hijau yang mampu menyejukan mata yang sangat cocok untuk Anda berfoto ria bersama kawan ataupun pasangan.

Bagi yang ingin berenang di Curug ini, ada baiknya memperhatikan debit air yang berasal dari sungai yang mengalir di balik Curug Parigi.

Sebab aliran airnya tergolong cukup deras terutama pada musim penghujan, sehingga disarankan untuk sangat berhati-hati saat bermain di tepian Curug Parigi.

Batuan cadas yang menjulang tinggi di kawasan Curug Parigi ini, terbagi menjadi 2 sisi. Pada sisi bagian kiri, arus sungainya tidak terlalu deras dan cukup dangkal dengan batuan berkerikil.

Tak ayal banyak pengunjung yang berenang dan sekedar bermain air pada bagian curug yang satu ini.

Sementara pada bagian kanan dari Curug Parigi, aliran arusnya terbilang deras dengan kolam cukup dalam. Sehingga sangat disarankan baik bagi Anda yang mahir berenang maupun tidak sama sekali.

Untuk tidak bermain ditempat ini dan memang masyarakat sekitar pun menghindari area kolam kanan karena takut terseret arusnya.

Curug Parigi mempesona ini, tak hanya di kunjungi oleh wisatawan yang memang datang sekedar ingin menikmati keindahan curug maupun berenang di sekitarnya.

Namun juga seringkali didatangi oleh komunitas pemancing, komunitas gowes, pecinta alam, para fotografer yang memang sekedar ingin mengambil gambar dengan momen foto yang pas di curug ini atau untuk keperluan pre-wedding.

Bahkan juga para vlogger yang tengah membuat video reviewnya, hingga dijadikan tempat syuting film FTV tanah air.

Harga Tiket Masuk❤️

Foto By @banununab

Bagi yang ingin berkunjung ke Curug ini, tidak perlu khawatir dengan harga tiket masuk yang perlu Anda bayarkan.

Singkirkan jauh-jauh pikiran Anda tentang biaya yang mahal, ataupun harga yang mematok para pengunjung, karena hingga hari ini di Curug Parigi anda cukup membayar biaya masuk sebesar 2 ribuan saja per-orangnya.

Yap, 2 ribuan saja! Jadi seandainya Anda membawa pasangan, biayanya tak sampai 5 ribu berdua dan untuk biaya parkir motornya sendiri hanya 5 ribuan.

Mungkin kebanyakan dari Anda akan bertanya-tanya mengapa harga tiket masuknyanya bisa semurah itu?

Naah, menurut info yang kami dapatkan, biaya masuk tersebut rupanya dipungut oleh warga sekitar yang mengelola tempat tersebut sebagai “upah” penjagaan motor dan kebersihan lingkungan sekitar agar tidak kotor.

Hal ini sendiri didasari karena Curug yang satu ini berada pada lahan yang dimiliki oleh swasta, sehingga Pemerintah Daerah tidak memiliki hak intervensi untuk mengelola maupun menjadikan kawasan ini sebagai objek wisata baru di Kota Bekasi.

Hal ini pun bukannya tanpa solusi maupun pengupayaan dari pihak Pemerintah Daerah, sebab meski telah beberapa kali mengadakan pertemuan hingga 2024 ini, yang bahkan sempat di canangkan sebagai sentralisasi objek wisata Bekasi.

Namun hal tersebut masih urung terealisasikan hingga sekarang karena sulitnya untuk bertemu dengan pemilik tanah.

Tentu saja hal ini juga berpengaruh pada Jam Operasional dari Curug Parigi, karena tanpa ada pengelolaan yang jelas, maka biaya masuk dan jam buka tutupnya pun masih sesuka hati atau bisa dikatakan beroperasional selama 24 jam.

Namun tentu kembali pada pribadi masing-masing, mau kah Anda bermain di Curug pada tengah malam?

Selain itu ditempat ini, Anda juga bisa membeli beberapa makanan dari warung yang dikelola langsung oleh warga sekitar.

Warung-warung yang berjualan ditempat ini, merupakan warung pilihan dari pemilik lahan karena sang empunya sendiri tak ingin wilayah ini terlalu dipadati oleh para pedagang agar pemandangan di sekitar Curug tetap terasa alami.

Lanjut:  Yang Mau Nonton Bareng Si Dia, Ini 5 Daftar Pilihan Bioskop Paling Oke di Sekitar Cikarang

Kisah Mistis❤️

Foto By @begz.bagyo

Dibalik indahnya Curug Parigi dan alam sekitarnya, rupanya kawasan yang dulunya merupakan pangkalan penambangan batu cadas serta pasir ini menyimpan sejuta misteri maupun cerita menyeramkan .

Yang akhirnya menimbulkan kesan angker dan tak hanya menghantui para pengunjung namun juga para warga di sekitar Curug Parigi.

Selayang pandang, Curug Parigi ini nampak indah dengan aliran air yang tenang bak Air Terjun Niagara.

Namun nyatanya, Curug ini tak hanya memiliki masalah dengan bau sampah dan limbah, namun juga kerap kali meminta tumbal alias korban sehingga memberikan kesan angker tersendiri bagi mereka yang menyaksikan langsung kejadiannya.

Seringnya korban yang berjatuhan di Curug Parigi ini, membuat warga sekitar mengaitkan kejadiannya dengan keberadaan serta gangguan dari makhluk astral seperti Hantu, Jin dan sebangsanya.

Padahal bila ditilik secara logika dan ilmiah, kejadian memakan korban ini bukanlah berasal dari gangguan makhluk halus namun lebih disebabkan karena arus deras yang berada di bagian kanan Curug Parigi.

Ditambah dengan kolam yang dalam sehingga banyak orang yang tiba-tiba terseret dan hilang bila kurang berhati-hati serta menghiraukan peringatan warga sekitar.

Pro Kontra❤️

Foto By @bukanrastaman

Membahas sebuah tempat wisata, rasanya kurang lengkap bila tidak menyematkan beberapa Pro-Kontra yang membahas tempat ini. Beberapa statement yang Pro dari spot tersebut ialah

  1. Tiket masuk

Untuk tiket masuknya terbilang sangat murah bila dibandingkan dengan tempat-tempat wisata lainnya yang juga menawarkan panorama air terjun dengan pemandangan alam di sekitarnya, cukup 2 ribuan perorang saja

  1. Bentuk Curug yang unik

Selain biaya masuknya yang sangat murah, bentuk dari curug ini sendiri dapat terbilang cukup unik karena mirip dengan Niagara Falls versi mini.

Dengan bentuk patahan bukit batuan Cadas yang melengkung kurang lebih sepanjang 20 meter dari sisi satu menuju sisi lainnya, ditambah saat debit air deras dan tengah jernih.

Hal ini tentunya membuat pengunjung betah berlama-lama di tempat tersebut meskipun cuaca Bekasi sangatlah panas.

  1. PKL yang sedikit

Well, untuk yang satu ini bisa dibilang salah satu keunikan tersendiri. Sedikitnya PKL tentu akan berimbas pada fokusnya pengunjung untuk menikmati keindahan panorama alam sekitar.

Namun bila terlalu sedikit tentu agak seram dan horor juga apalagi bila pengunjung tengah sepi. Sementara untuk beberapa statement Kontra mengenai tempat ini, beberapa diantaranya seperti :

  1. Minimnya fasilitas

Tak seperti curug lainnya yang memiliki banyak fasilitas seperti MCK, tempat sampah dan warung nasi dengan jajanan yang lengkap.

Di Curug Parigi ini Anda tidak akan menemukan hal tersebut karena hanya ada beberapa lapak pedagang yang memang dibatasi sendiri oleh sang empunya lahan.

  1. Kebersihan aliran sungai

Untuk yang satu ini, bisa dibilang sulit untuk dikomentari & dikritisi, mengapa demikian? Sebab kebersihan sungai yang ada di seluruh daerah di Indonesia.

Tentunya tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah sepihak saja namun kembali lagi pada kesadaran diri masyarakatnya.

Begitupun dengan pengolahan limbah dari pabrik di sekitar bantaran sungai, tentunya memerlukan batasan dan hukuman dengan efek jera agar pencemaran aliran sungai tidak terus menerus terulang.

Pun demikian untuk Curug Parigi, tentunya kita tak bisa menyalahkan sepenuhnya pada pemerintah daerah sebab lahan ini ternyata di miliki oleh swasta, sehingga pengelolaan dan penataan tidak tersentuh sama sekali oleh pemerintah.

Ada baiknya kita kembalikan tanggung jawab tersebut pada diri masing-masing, sudahkah Anda tidak membuang sampah sembarangan?.

Tips Berkunjung❤️

Foto By @imanuelrobert

Satu yang pasti perlu dan wajib di bawa untuk Anda yang ingin berkunjung ke tempat wisata seperti Air Terjun ialah pakaian ganti.

Anda tentu tak ingin pulang dengan baju basah kuyup hingga tiba di rumah bukan? Salah-salah, bukannya merefresh penat di pikiran malah mendapatkan penyakit seperti masuk angin atau diare di kemudian hari.

Sebelum berkunjung, ada baiknya bertanya pada teman yang tinggal di daerah yang tak jauh dari Curug Parigi ataupun mengecek prakiraan cuaca dan curah hujan di kawasan tersebut.

Lanjut:  6 Alasan yang Buat Kita Betah di Waterboom Lippo Cikarang Bekasi

Pasalnya, curug yang satu ini bisa dikatakan tempat wisata musiman alias bergantung pada debit air dari sungai yang berada di belakang bukit batuan cadasnya.

Ada baiknya berkunjung pada penghujung musim penghujan agar debit air yang didapat cukup deras namun tidak keruh. Dan kemungkinan turun hujan lebih sedikit dibandingkan dengan pada awal musim.

Hindari juga berkunjung pada musim kemarau, selain kunjungan Anda ketempat ini akan sia-sia karena pemandangan yang didapat hanya berupa rintikan air dan tentunya tidak seindah saat debit air tengah deras-derasnya.

Anda tentunya tak ingin sekedar melihat pemandangan bukit batuan cadas yang mengering tanpa ada air terjunnya sama sekali bukan?

Apalagi seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Bekasi memiliki julukan “Planet lain” karena jalannya yang selalu macet dan membuat waktu tempuh bisa berkali lipat dibanding biasanya.

Ditambah lagi dengan iklim Bekasi yang memang panas tentunya hanya akan menyiksa Anda bila memaksakan berkunjung ke tempat ini pada musim kemarau.

Cara Menuju Lokasi❤️

Foto By @irvan_ip

Bak pepatah “Masih banyak jalan menuju Roma”, nampaknya bisa juga disematkan pada rute menuju Curug Parigi yang dapat anda tempuh dari beragam arah.

Sebagai contoh beberapa jalur yang mungkin akan banyak dilewati wisatawan menuju Curug Parigi dari arah Bogor maupun Depok, biasanya menggunakan rute tercepat yakni melalui Cileungsi ke arah Jalan Raya Narogong.

Dari Cileungsi, tinggal mencari arah menuju Pangkalan TNI, Batalyon Armed 7. Nantinya sebelum tiba di gerbang, Anda akan menemukan sebuah gang menuju Curug Parigi di sebelah kiri jalan searah dengan rute yang diambil.

Sementara bagi Anda yang berkendara dari Karawang, tentunya akan melalui jalur Kabupaten Bekasi alias Cikarang dan selanjutnya menuju Jalur Kalimalang sampai melihat kampus Unisma.

Tak jauh dari kampus tersebut, Anda akan menemukan perempatan lampu merah. Dari situ tinggal ambil arah ke kiri dan terus ikuti jalur tersebut hingga tiba di perempatan selanjutnya.

Belok lagi dengan arah yang sama yakni ke arah kiri yang merupakan jalur menuju Bantar Gebang hingga menemukan Pasar Bantar Gebang.

Dari Pasar tersebut, patokan selanjutnya ialah Pangkalan TNI armed 7. Bedanya dengan rute di atas, gang yang menuju ke Curug Parigi berada di sebelah kanan dengan jarak kurang lebih 300 meteran setelah pangkalan TNI.

Rute ini sama dengan Anda yang berkendara dari Jakarta, tentunya yang terdekat ialah Jakarta Timur, dengan patokan Mall Metropolitan atau lebih dikenal dengan MetMall alias Mega Bekasi.

Dari situ Anda tinggal melanjutkan perjalanan menuju Narogong dan berlanjut dengan rute yang sama seperti rute dari Karawang.

Sebenarnya, berangkat dari manapun rasanya sudah tak perlu lagi kerepotan mencari-cari rute menuju lokasi.

Foto By @juhasib

Karena seiring perkembangan zaman dan teknologi saat ini, maka Anda sudah tak perlu lagi repot-repot membawa dan membaca peta manual yang berukuran besar-besar atau tebal-tebal seperti zaman dulu.

Apalagi di zaman yang serba instan ini, sudah banyak sekali tersedia maps online seperti google map, waze, maupun aplikasi lainnya yang sudah terhubung secara online.

Rute yang disediakan pun biasanya merupakan rute tercepat dan menghindari trafik kemacetan, sehingga waktu tempuh yang Anda gunakan akan lebih efisien dibandingkan harus mencari rute secara manual.

Cukup masukan titik awal dimana Anda berada atau untuk lebih mudahnya cukup gunakan fitur lokasi di smartphone, maka maps akan otomatis mendeteksi dimana Anda berada.

Selanjutnya tinggal memasukan nama ataupun alamat dari tujuan yang ingin dicapai dan rute tercepat pun akan dipilih untuk Anda.

Yang enaknya Anda bisa menyimpan maps secara offline sehingga tak perlu takut kehilangan sinyal ditengah perjalanan serta hemat pemakaian data danjuga baterai.

Bagaimana? Tertarik berkunjung ketempat satu ini? yuk ramai-ramai kunjungi Curug Ciparigi, mana tahu seiring viralnya lokasi ini, lambat laun akan dijadikan objek wisata dengan pengelolaan yang lebih baik.

error: Content is protected !!