Jalur Pendakian Kawah Ijen

Lokasi: Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68454
Koordinat: Klik Disini
Tarif:
Rp 12.500 per Orang
Jam Operasional:
00.00 – 12.00 WIB
Nomor Telepon:
0822-5766-6662

Siapa yang tidak mengenal dengan Gunung Ijen. Gunung ini masih aktif dan bisa dijadikan sebagai tempat wisata.

Ya, Gunung Ijen memang sudah dikenal oleh semua kalangan tak hanya wisatawan lokal tetapi juga dari mancanegara. Maka dari itu jangan heran jika berlibur ke sana akan banyak menemui turis asing.

foto by instagram.com/faizramzy

Kawah Ijen senidri merupakan sebuah danau yang berada di puncak gunung. Wisata ini memiliki ketinggian kurang lebih 2.443 mdpl. Terletak diantar dua kabupaten yaitu Bondowoso dan Banyuwangi membuat jalur menuju ke sana sudah sangat mudah untuk di lalui.

Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana saja jalur tentang pendakian di Kawah Ijen. Jadi untuk kamu yang akan pergi ke sini harus membaca artikel ini ya agar mudah saat berlibur nantinya.

Keindahan Alam❤️

foto by instagram.com/apiezlanang

Sama halnya dengan gunung lainnya di Indonesia, di sini juga masih mengandung belerang aktif. Bahkan saat kamu sampai puncaknya nanti akan banyak menemui para pekerja yang sedang mengambil belerang.

Untuk kamu yang datang jauh dari luar kota seperti Jakarta, Malang, Yogyakarta dan Wonosobo jika tidak ingin kesulitan saat akan ke sini bisa mengambil paket liburan yang juga sudah banyak ditawarkan oleh beberapa tour and travel di Banyuwangi.

Tour and travel ini juga sudah menyediakan guide yang sudah handal tentunya.

foto by iinstagram.com/guidekece

Di sekitar tempat wisata ini juga terdapat beberapa penginapan atau hotel jika kamu ingin bermalam di sini. Ada jenis penginapan mulai homestay, villa hingga hotel berbintang.

Lanjut:  Air Terjun Lider

Keindahan pemandangan di sini juga bisa kamu saksikan dari berbagai media sosial seperti youtube, Kaskus, Instagram, facebook dan lainnya.

Di Provinsi Jawa Timur sendiri selaian Gunung Ijen masih terdapat banyak sekali gunung yang masih aktif. Sebut saja Semeru di Lumajang, Dien di Bondowoso dan Bromo di Probolinggo. Ini merupakan surga bagi para pecinta alam.

Di sini selain dikenal dengan pemandangan yang sungguh luar biasa indah juga terkenal dengan sebutan Blue Fire yang artinya api biru. Menurut website resmi Wikipedia 2024 dimana gunung yang memilki api biru di dunia hanya berada di Indonesia dan Islandia.

Jalan Menuju Lokasi❤️

foto by instagram.com/kawahijenindonesia

Untuk rute menuju Gunung Ijen sendiri bisa ditempuh melalui dua jalur, mengingat berada di perbatasan dua kabupaten yaitu Bondowoso dan Banyuwangi.

Pertama jika kamu melalui rute Banyuwangi akan melewati kecamatan Licin yang bisa dihitung sekitar 15 km dari pusat kota. Menuju Banyuwangi sendiri jika kamu dari arah Surabaya maka bisa melewati Jember, Situbondo dan juga Baluran.

Kondisi jalan menuju Licin sudah terbilang sangat bagus untuk saat ini. Pemerintah Daerah setempat sudah merenovasi mengingat beberapa tahun yang lalu masih rusak. Setelah melewati Licin maka rute selanjutnya kamu harus melanjutkan ke Paltuding.

foto by instagram.com/andrefossil

Nah, mulai dari Paltuding inilah para pendaki memulai petualangannya menuju puncak. Jarak yang ditempuh kurang lebih sekitar 3 kilometer. Secara normal kamu memerlukan waktu 2 am perjalanan kaki. Jalan ketika dilewati seperti setapak dan tebing kaldera.

Untuk yang kedua, rute ini jika kamu berangkat dari Situbondo lalu menuju Bondowoso yaitu Sempol melalui Wonosari maka selanjutnya akan sampai di Paltuding. Rute ini juga bisa dilalaui dengan kendaraan bermotor seperti roda dua dan empat.

Lanjut:  Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Jika kamu melewati rute ini maka akan bertemu dengan dua tempat wisata lainnya yaitu Kawah Wurung dan Air Terjun Bajul Mati. Jika berangkat siang hari kamu bisa menyempatkan untuk datang ke tempat wisata ini loh. Jalan yang dilalui di sini juga memiliki kondisi sangat bagus.

foto by instagram.com/aprillssss

Rute ini juga akan menampilkan pemandangan cukup indah. Kiri kanan akan ditemui dengan pohon kopi dan hutan pinus. Jarak dari Situbondo ke Paltuding sendiri sekitar 93 kilometer atau 2.5 jam.

Kamu bisa berangkat ke Banyuwangi dari Surabaya lewat Bondowoso atau Jember. Di sepanjang menuju Gunung Ijen akan berpapasan dengan truk pengangkut belerang. Jalan di sini sudah dari aspal dan sama saja naik turun maka harus menggunakan kendaraan dengan kondisi yang baik.

Tak jarang wisatawan asing datang ke Banyuwangi ini juga tadinya setelah liburan dari Pulau Bali. Banyuwangi sendiri dekat sekali dengan Denpasar atau Bali melalui jalur laut di Pelabuhan Ketapang. Hanya memerlukan waktu 4 jam perjalanan darat maka akan sampai di Banyuwangi.

Jalur Pendakian❤️

foto by instagram.com/gigih_ardhinata

Perjalanan pendakian akan dimulai dari Paltuding, ini bisa dikatan pos pertama. Pos ini merupakan dari Perhutani di kaki gunung Merapi – Ijen. Jalan menanjak sekitar 2.400 meter suah mulai nampak. Petualangan akan dimulai dari sini.

Lalu, saat tiba di bibir kawah, kamu akan diberikan sebuah pemandangan yang sangat menakjubkan di depan mata. Dari atas akan terlihat sebuah danau berwarna hijau dengan memilki diameter 1 km. pemandangan akan dipenuhi dengan kabut serta asap dari belerang.

Selama perjalanan pendakian kamu akan berpapasan dengan para pekerja yang mencari belerang. Mereka setiap hari menaiki gunung ini untuk mengambil belerang kemudian diberikan kepada sebuah perusahaan kosmetik.

Lanjut:  Pantai Cemara di Banyuwangi
foto by instagram.com/noviaafida

Sampai di puncak, perjalanan kamu belum berakhir. Lanjutkan untuk menuju api biru dan meneruskan ke puncak sebelah utara.

Jika kamu ingin dekat lagi dengan danau maka harus menuruni batu-batuan dengan tebing kaldera. Jangan lupa membawa sapu tangan basah untuk menutupi hidung dari asap belerang.

Gunung Ijen sendiri dibuka mulai dini hari hingga siang yaitu sekitar pukul 12. Karena saat siang hari kandungan asap di sini kurang bagus bagi kesehatan manusia. Untuk kamu yang memiliki kesehatan kurang baik seperti sakit jantung, asma atau lainnya dilarang untuk melakukan pendakian.

foto by instagram.com/gigih_ardhinata

Banyak sekali orang yang datang ke sini dengan memiliki penyakit tersebut tidak berhasil sampai puncak, bahkan sampai menyebabkan korban jiwa. Mereka memaksakan untuk tetap naik, sesampai di puncak tidak kuat dengan asap belerang hingga akhirnya meninggal dunia.

Persiapkan fisik secara baik. Sebelum berangkat ke sini lebih baik kamu berolahraga minimal 2 minggu sebelumnya. Lari kecil atau jalan minimal berjarak 5 km bisa dilakukan. Bawalah bekal air minum yang cukup serta peralatan pendakian lainnya.

error: Content is protected !!